Dituturkan Wali Kota New York Bill de Blasio, seperti dilansir AFP, Selasa (6/12/2016), dirinya telah mengajukan melalui surat kepada Presiden Barack Obama soal anggaran pengamanan Trump selama di New York. Biaya itu mencakup periode dari 8 November, saat Trump menang dalam pilpres AS, hingga 20 Januari 2017 yang menjadi waktu pelantikan Trump sebagai Presiden AS di Washington DC.
Dalam memanggil dan mewawancarai orang-orang yang akan mengisi kabinetnya, Trump memang lebih memilih griya tawang (penthouse) miliknya di Trump Tower, yang ada di kawasan Manhattan, pusat kota New York. Puluhan ajudan dan juga tokoh-tokoh ternama yang berpotensi menjadi anggota kabinet Trump banyak keluar masuk Trump Tower untuk menemui presiden terpilih AS itu. Aktivitas ini jelas memicu kepadatan lalu lintas di kawasan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Personel kepolisian New York dikerahkan untuk menjaga keamanan di luar Trump Tower selama 24 jam. Trump Tower sendiri terletak di jalan 57th Street dan Fifth Avenue, yang merupakan persimpangan paling sibuk di kota New York. Tidak mudah menjaga keamanan di tengah situasi yang terlalu ramai. Ditambah lagi, selama bulan Desember, kawasan itu ramai didatangi turis dan warga yang berbelanja untuk Natal.
Kepala Kepolisian New York, James O'Neill, menyatakan pihaknya mengerahkan sejumlah besar personel demi menjaga lalu lintas tetap melaju di kawasan Midtown Manhattan. Larangan truk juga diberlakukan di dekat Trump Tower, tepatnya 59th Street.
Dituturkan De Blasio bahwa dirinya mengirimkan surat kepada Presiden Obama pada Senin (5/12) waktu setempat, untuk secara formal memulai proses 'reimbursement' atau pembayaran untuk biaya pengamanan. Namun proses ini, lanjut De Blasio, masih membutuhkan tindak lanjut seperti pembahasan via telepon juga rapat-rapat dengan pemerintah dan Kongres AS.
Baca juga: Diprotes Soal Telepon dengan Presiden Taiwan, Trump Serang China Via Twitter
"Kami akan meminta anggaran dana hingga US$ 35 juta dalam pembayaran untuk periode 8 November hingga 20 Januari," terang De Blasio dalam konferensi pers. Penghitungan angka US$ 35 juta itu didasarkan pada biaya pengamanan sebesar US$ 470 ribu (Rp 6,2 miliar) setiap harinya.
De Blasio menyatakan dirinya juga telah membahas hal ini dengan calon Menteri Keuangan kabinet Trump, Steven Mnuchin, yang merupakan mantan bankir Goldman Sachs.
(nvc/ita)











































