14 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

14 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 15:03 WIB
14 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand
Banjir di Samui, Thailand bagian selatan (Photo by Supapong Chaolan/Bangkok Post)
Bangkok - Sedikitnya 14 orang tewas akibat banjir yang menerjang wilayah kepulauan di Thailand bagian selatan. Kepulauan di kawasan itu banyak menjadi lokasi wisata dan bulan Desember-Januari menjadi masa yang ramai untuk aktivitas pariwisata.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/12/2016), tekanan udara yang rendah membawa hujan deras di sebagian wilayah selatan negara tersebut, termasuk Pulau Samui dan Pha Ngan. Banjir ini juga mengganggu jalur kereta ke wilayah Thailand bagian selatan hingga ke Malaysia dan sekitarnya.

"Terjadi hujan yang lebih deras dari biasanya yang memicu gangguan saluran air," terang Nongyao Jirundom dari Badan Pariwisata Thailand untuk Pulau Samui, kepada Reuters.

Pusat Peringatan Bencana Nasional menyebut sedikitnya 14 orang tewas dalam serangkaian insiden yang disebabkan oleh cuaca buruk. Korban tewas dilaporkan berasal dari beberapa wilayah berbeda di Thailand bagian selatan.

Sedangkan layanan kereta api jalur selatan dilaporkan terhenti di kota Thung Song, Provinsi Nakhon Si Thammarat, akibat banjir.

Baca juga: Putra Mahkota Vajiralongkorn Dinyatakan Jadi Raja Thailand yang Baru

Data Thomson Reuters menyebut, Provinsi Nakhon Si Thammarat tercatat memiliki curah hujan 447 milimeter dalam 7 hari terakhir. Jumlah itu lebih banyak sekitar 380 milimeter dari angka rata-rata curah hujan untuk tahun ini.

Pariwisata menjadi salah satu sumber perekonomian Thailand. Namun negara ini berjuang keras memulihkan sektor pariwisata yang menurun sejak kerusuhan politik melanda negara itu, berbulan-bulan sebelum diakhiri dengan kudeta militer pada tahun 2014 lalu.

Wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej pada 13 Oktober lalu membawa Thailand ke dalam kesedihan mendalam. Hal itu juga memicu pertanyaan soal sektor pariwisata Thailand, meskipun otoritas setempat menyatakan aktivitas bisnis tetap dibuka, meski masa berkabung nasional ditetapkan selama satu tahun.

Bulan Desember menandai dimulainya musim kemarau yang diwarnai oleh aliran turis ke kawasan pantai untuk merayakan libur Natal dan Tahun baru. Kementerian Pariwisata Thailand memperkirakan kedatangan 32,4 juta wisatawan untuk tahun ini.

Sebelumnya, banjir hebat yang melanda Thailand tahun 2011 lalu, menewaskan lebih dari 900 orang dan berdampak besar pada sektor pariwisata.

(nvc/ita)


Berita Terkait