Korban, mahasiswi medis bernama Maria Ladenburger merupakan putri seorang pejabat senior Uni Eropa. Untuk mengisi waktu senggangnya, gadis Jerman berumur 19 tahun itu menjadi relawan di sebuah pusat pengungsi. Dia ditemukan tewas di kota Freiburg, dekat perbatasan dengan Swiss pada pertengahan Oktober lalu.
Menurut kepolisian Jerman seperti dilansir Daily Mail, Senin (5/12/2016), remaja Afghan yang ditangkap tersebut telah mengaku membunuh Maria. Jasad Maria ditemukan di Sungai Dreisam pada 16 Oktober lalu. Tersangka berhasil ditangkap pada Jumat, 2 Desember waktu setempat. Remaja putra tersebut akan mulai disidang pada tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penyelidikan kepolisian terungkap bahwa Maria telah diperkosa dan dibunuh usai menghadiri sebuah pesta.
"Mahasiswi berumur 19 tahun itu telah menghadiri pesta. Pada pukul 02.37, dia meninggalkan pesta. Maria kemudian naik sepeda pulang ke rumah, seperti biasa," ujar Inhofer.
"Wanita muda itu telah menjadi korban kekerasan seksual dan kejahatan keji," imbuhnya.
Belum diketahui apakah korban pernah bertemu tersangka sebelum pembunuhan tersebut. Kepolisian juga masih menyelidiki apakah tersangka juga bertanggung jawab atas kematian seorang wanita lainnya pada November lalu. Korban yang diidentifikasi sebagai Carolin G tersebut diperkosa dan dibunuh saat jogging di Endinge, tak jauh dari Freiburg. (ita/ita)










































