Disampaikan maskapai Lufthansa, seperti dilansir AFP, Rabu (30/11/2016), sekitar 98 ribu penumpang telantar akibat aksi ini sepanjang Rabu (30/11) waktu setempat. Sekitar 890 penerbangan dibatalkan pada hari yang sama.
Awalnya mogok kerja ini hanya mempengaruhi penerbangan jarak dekat saja, namun kemudian meluas hingga berdampak pada penerbangan jarak jauh. Pihak maskapai berusaha keras membatasi dampak aksi ini dengan memberlakukan 'jadwal perjalanan darurat'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pilot Mogok Kerja, Lebih dari 2 Ribu Penerbangan Lufthansa Dibatalkan
Aksi mogok kerja ini merupakan aksi ke-15 yang digelar sejak tahun 2014. Para pilot menuntut kenaikan gaji, yang disebut tidak pernah terjadi selama lebih dari 5 tahun terakhir. Mereka menuntut gaji tahunan mereka meningkat hingga 3,7 persen.
Aksi kembali digelar setelah pada Selasa (29/11), direksi maskapai Lufthansa dan para pilot gagal mencapai kesepakatan soal kenaikan gaji. Tawaran mediasi oleh pihak Lufthansa ditolak mentah-mentah oleh serikat pilot Vereinigung Cockpit.
Unjuk rasa lanjutan juga digelar di bandara Frankfurt, markas utama Lutfhansa pada Rabu (30/11) waktu setempat. Mogok kerja sendiri diperkirakan akan terus berlanjut hingga Kamis (1/12) besok.
Sementara itu, maskapai lain dalam grup Lufthansa, termasuk Eurowings, Swiss, Austrian Airlines dan Brussels Airlines tidak terkena dampak aksi ini dan masih beroperasi secara normal.
(nvc/ita)











































