Pejabat kepolisian senior, Mukesh Agrawal mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (19/11/2016), konvoi dua kendaraan militer tengah dalam perjalanan menuju kota kilang minyak Digboi di distrik Tinsukia, ketika mendadak ditembaki para pemberontak.
"Daerah tersebut sangat rimbun dan gelap dikarenakan dedaunan yang lebat. Para tentara di kendaraan tersebut diserang dengan tembakan sengit," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media-media lokal melaporkan, para militan menggunakan senjata-senjata berat, termasuk granat berpeluncur roket (RPG) dan senapan serbu AK-47 dalam serangan tersebut.
Belum ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut. Namun kepolisian India menduga, serangan itu dilakukan para pemberontak yang berasal dari pecahan kelompok separatis ULFA (United Liberation Front of Asom). (ita/ita)











































