Kementerian Dalam Negeri Saudi seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (19/11/2016) menyatakan misil tersebut ditembakkan oleh kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Tidak disebutkan identitas tentara Saudi yang tewas dalam serangan tersebut.
Serangan ini terjadi beberapa jam sebelum koalisi yang dipimpin Saudi, mengumumkan gencatan senjata di Yaman. Gencatan senjata selama 48 jam itu akan dimulai pada Sabtu (19/11) siang waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saudi dan negara-negara sekutu Teluk Arab melancarkan serangan-serangan udara di Yaman sejak Maret 2015 lalu, untuk mendukung pemerintahan Presiden Abd Rabbu Mansour al-Hadi yang diakui secara internasional, dalam menghadapi kelompok pemberontak Houthi. Puluhan tentara Saudi telah tewas dalam pertempuran dengan Houthi di sepanjang perbatasan dengan Yaman.
(ita/ita)










































