Belum Pulih dari Gempa Bumi, Selandia Baru Diterjang Badai

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Nov 2016 13:58 WIB
Turis dan warga yang terjebak gempa dievakuasi via udara (CPL Amanda McErlich/Courtesy of Royal New Zealand Defence Force/Handout via REUTERS)
Wellington - Badai yang diwarnai hujan deras dan angin kencang menerjang wilayah Selandia Baru yang baru saja diguncang gempa kuat. Badai ini mengancam kerusakan lebih luas di wilayah-wilayah yang belum pulih dari gempa.

Gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang pada Senin (14/11) dini hari, menewaskan dua orang dan memicu kerusakan besar di sebagian wilayah South Island, Selandia Baru bagian selatan. Ratusan tanah longsor dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah South Island.

Kapal militer Selandia Baru bantu evakuasi turis dan warga yang terjebakFoto: CPL Amanda McErlich/Courtesy of Royal New Zealand Defence Force/Handout via REUTERS
Kapal militer Selandia Baru bantu evakuasi turis dan warga yang terjebak

Selandia Baru terdiri atas dua pulau besar yang disebut North Island dan South Island, dengan sebagian besar populasi warga ada di pulau bagian selatan.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (17/11/2016), lebih dari 1.000 turis dan warga setempat telah dievakuasi dari kota kecil Kaikoura yang ada di tepi pantai. Evakuasi dilakukan via udara dengan melibatkan sejumlah helikopter, juga sebuah kapal militer miliki Angkatan Laut Selandia Baru, HMNZS Canterbury.

Baca juga: Kapal Tempur 3 Negara Evakuasi Korban Gempa Selandia Baru

Akses ke Kaikoura yang merupakan kota nelayan dan dikenal akan wisata menyaksikan paus ini, terputus total akibat timbunan longsor yang menutup ruas jalan satu-satunya serta jalur kereta ke kota itu.

Proses evakuasi turis dan warga yang terjebak di kota Kaikoura terus dilakukan sejak Selasa (15/11) waktu setempat dan terus berlanjut hingga kini. Namun Direktur Kementerian Pertahanan Sipil Penanggulangan Urusan Darurat, Sarah Stuart-Black, menyatakan proses evakuasi dengan helikopter mengalami gangguan cuaca buruk pada Kamis (17/11) ini.

Turis dan warga dievakuasi dengan kapal militer Selandia BaruFoto: CPL Amanda McErlich/Courtesy of Royal New Zealand Defence Force/Handout via REUTERS
Turis dan warga dievakuasi dengan kapal militer Selandia Baru

"Kami sungguh khawatir soal cuaca yang berubah-ubah. Itu bisa berarti ada peningkatan risiko tanah longsor lanjutan, jelas akan terjadi banjir, jadi kami ingin orang-orang aman," ucap Stuart-Black kepada wartawan.

Akses jalanan ke Kaikoura mulai dibuka sebentar untuk kendaraan darurat setempat. Sementara itu, kapal-kapal perang dari Australia, Kanada dan Amerika Serikat (AS) tiba di Kaikoura untuk membantu pemulihan.

Baca juga: 1.200 Turis yang Terjebak Gempa Selandia Baru Mulai Dievakuasi

Sebagian besar turis dan warga yang terjebak di Kaikoura dievakuasi ke Christchurch yang merupakan kota terbesar di kawasan South Island. Christchurch terletak sejauh 150 kilometer sebelah selatan Kaikoura.

Di ibu kota Wellington, sedikitnya 60 gedung mengalami kerusakan akibat gempa. Kerusakan serius melanda tiga gedung bertingkat yang tergolong baru dibangun. Otoritas setempat berniat menyelidiki lebih lanjut kerusakan gedung-gedung baru itu, yang ternyata tidak tahan gempa. Pada Kamis (17/11) waktu setempat, otoritas setempat mengevakuasi lebih banyak gedung yang dikhawatirkan akan roboh usai gempa.

(nvc/ita)