Siswa Berprestasi di Amerika Tikam 5 Teman Sekelas

Siswa Berprestasi di Amerika Tikam 5 Teman Sekelas

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 16 Nov 2016 10:31 WIB
Siswa Berprestasi di Amerika Tikam 5 Teman Sekelas
Ilustrasi (AFP Photo/Joshua Lott)
Utah - Seorang siswa sekolah menengah di Utah, Amerika Serikat (AS), menikam lima temannya hingga luka-luka. Siswa yang menduduki peringkat teratas ini, kemudian berusaha menggorok lehernya sendiri, sebelum akhirnya dilumpuhkan polisi.

Seperti dilansir Reuters dan New York Daily News, Rabu (16/11/2016), insiden ini terjadi di Mountain View High School di Orem, Utah pada Selasa (15/11) pagi waktu setempat. Dituturkan Kepolisian Orem, sekolah menengah itu sempat ditutup sementara usai penikaman terjadi.

Pelaku yang berusia 16 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, menikam lima teman sekelasnya di dalam dalam ruang ganti laki-laki. Usai menikam kelima korban, pelaku kemudian berusaha menikam dirinya sendiri di bagian leher. Salah satu polisi yang berjaga di sekolah itu lalu mengamankan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dituturkan kepolisian setempat, lima siswa yang menjadi korban penikaman mengalami luka-luka. Dua korban di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis, namun diperkirakan akan mampu bertahan hidup. Sedangkan si pelaku sempat dirawat di rumah sakit, sebelum akhirnya ditahan di Slate Canyon Detention Center.

Identitas pelaku tidak akan dirilis kepada publik. Pelaku, sebut otoritas setempat, merupakan siswa berprestasi yang sebelumnya mengenyam pendidikan secara homeschooling. Pelaku sebelumnya belum pernah mendapat sanksi disiplin di sekolah tersebut.

Motif penikaman ini masih belum diketahui pasti.

"Kami meyakini hal ini tidak ada kaitannya dengan ras, agama atau etnis. Tersangka tidak pernah di-bully oleh salah satu korban, ini bukan aksi balasan," terang Kepolisian Orem dalam pernyataannya.

Dalam keterangan terpisah, keluarga pelaku menyampaikan rasa duka untuk korban dan keluarganya. "Kami menyampaikan duka mendalam kami untuk lima anak laki-laki yang menjadi korban di Mountain View High School pagi ini dan juga untuk keluarga mereka," demikian pernyataan keluarga pelaku.

"Tidak ada dari korban yang telah melukainya (pelaku). Aksi ini bukan didasari motivasi ras maupun etnis. Kami kehabisan kata-kata untuk menyampaikan betapa menyesalnya kami atas rasa sakit dan luka-luka yang terjadi. Pikiran dan doa kami akan bersama korban dan keluarganya," demikian disampaikan.

(nvc/ita)


Berita Terkait