Dilaporkan media AS, CBS News dan dilansir AFP, Sabtu (12/11/2016), Trump menerima panggilan telepon dari Bill Clinton setelah memenangkan pilpres. Dalam kutipan percakapan telepon dengan Bill Clinton, Trump menyebut mantan presiden AS itu sangat ramah.
Kemudian saat ditanya oleh CBS News, soal apakah dirinya akan meminta nasihat Bill Clinton, Trump menjawab: "Saya tentu akan memikirkan hal itu."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Donald Trump Akan Upayakan Perdamaian Abadi Bagi Israel-Palestina
Pernyataan Trump itu mirip dengan komentarnya usai bertemu Presiden Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC, pada Kamis (10/11) waktu setempat. Trump saat itu menyebut dirinya mengharapkan untuk berkomunikasi dengan Obama di masa mendatang dan mengaku ingin meminta nasihat dari Obama semasa dirinya menjabat nanti.
Dalam wawancara dengan CBS News, Trump juga membahas soal rivalnya dalam pilpres, Hillary, saat mengakui kekalahan.
"Itu panggilan telepon yang manis, dan itu telepon yang sulit untuknya, maksud saya, saya bisa membayangkannya. Lebih sulit baginya dibandingkan bagi saya. Maksud saya, bagi saya, itu akan menjadi sangat, sangat sulit. Dia sangat ramah. Dia mengatakan, 'Selamat, Donald, kerja yang bagus'," ucapnya.
Sementara itu, dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Trump mengaku dirinya akan mempertimbangkan versi 'amandemen' dari kebijakan layanan kesehatan khas Obama, Obamacare. Hal ini menunjukkan sedikit pergeseran posisi Trump, yang sebelumnya berulang kali bersumpah akan mencabut kebijakan itu segera.
Baca juga: Kalah dari Trump, Tim Kampanye Hillary Clinton Salahkan Direktur FBI
(nvc/trw)











































