"Baru saja menjalani pemilihan presiden yang sangat terbuka dan sukses. Sekarang demonstran profesional, yang dihasut oleh media, menggelar protes. Sungguh tidak adil!" kicau Trump via akun Twitter-nya, menanggapi maraknya aksi demo, seperti dilansir CNN, Jumat (11/11/2016).
Baca juga: Demo Anti-Trump Terus Berlanjut di AS, Meluas Hingga ke 25 Kota
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kicauan Trump yang diposting pada Kamis (10/11) malam waktu AS itu, muncul setelah Trump menyampaikan pidato dan komentar bernada sejuk saat menyampaikan pidato kemenangan juga saat bertemu Presiden Barack Obama di Gedung Putih pada pagi harinya.
Just had a very open and successful presidential election. Now professional protesters, incited by the media, are protesting. Very unfair!
β Donald J. Trump (@realDonaldTrump) November 11, 2016
Demo anti-Trump masih terus berlanjut hingga Kamis (10/11) malam waktu AS, bahkan meluas hingga ke 25 kota di negara tersebut. Mulai dari Washington, District of Columbia, New York, Minneapolis, Texas, Chicago, Boston, Philadelphia, Los Angeles, San Francisco dan sebagainya.
Secara terpisah, mantan manajer kampanye Trump, Kellyanne Conway, membela kemampuan Trump untuk menyatukan AS. Berbicara kepada wartawan CNN, Anderson Cooper, Conway meminta para demonstran untuk mendengarkan pidato kemenangan Trump.
"Saya akan menghargai demonstran yang mendengarkan pidato kemenangan Donald Trump, saat dia mengatakan, 'Saya akan menjadi presiden untuk seluruh rakyat Amerika, termasuk mereka yang tidak mendukung saya," tutur Conway.
Baca juga: Bertemu di Gedung Putih, Trump Sebut Obama Pria yang Sangat Baik
"Saya juga akan memberitahu mereka, tolong lihat apa yang terjadi hari ini. Kurang dari 36 jam setelah terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, Ibu Negara selanjutnya, pergi ke Washington (DC) dan bertemu dengan Presiden dan Ibu Negara Obama," imbuhnya.
"Dan saya pikir orang-orang harus merenungkan apa yang terjadi hari ini di Washington. Itu pertemuan yang luar biasa," sebut Conway, yang kemudian enggan menjawab jelas saat ditanya apakah dirinya ditawari posisi dalam pemerintahan Trump.
(nvc/ita)











































