Ucapan selamat tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan Gedung Putih, Rabu (10/11) pagi waktu setempat. Obama rencananya akan bertemu Trump pada Kamis (10/11) waktu setempat untuk membicarakan masa transisi pemerintahan.
"Memastikan kelancaran transasi kekuasaan merupakan salah satu prioritas utama presiden pada awal tahun dan pertemuan dengan presiden terpilih merupakan langkah berikutnya," demikian petikan pernyataan tertulis Gedung Putih seperti dilansir CNN, Kamis (10/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump dipastikan menjadi Presiden ke-45 AS menggantikan Barack Obama. Publik AS dan dunia terkejut akan kemenangan sosok konglomerat ini karena sejak awal Hillary Clinton yang lebih diunggulkan.
Sebelumnya Obama secara terbuka menyebut Trump tidak pantas untuk Gedung Oval yang merupakan kantor kepresidenan AS. Obama pun selama berminggu-minggu jelang pemilihan, berkampanye dengan agresif untuk Hillary sebagai sesama politisi dari Partai Demokrat. (elz/fdn)










































