Dilansir Reuters, Rabu (9/11/2016) Putin menyampaikan selamat kepada Trump lewat telegram. Dia disebut sebagai pemimpin dunia pertama yang mengucapkan selamat kepada Trump.
"Putin menyatakan harapan untuk bekerja sama memulihkan krisis hubungan antara Rusia-Amerika dan juga untuk menekan isu internasional dan mencari respons yang efektif terhadap tantangan keamanan global," tulis pihak Kremlin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump dalam sesi debat calon presiden pernah menyatakan jika dirinya terpilih jadi Presiden AS akan menjalin hubungan yang baik dengan Rusia. Konglomerat AS ini berbeda pandangan 180 derajat dengan pesaingnya Hillary Clinton.
Baca juga: Uni Emirat Arab Ucapkan Selamat untuk Kemenangan Trump
Hillary saat itu mewanti-wanti agar publik AS tidak memilih Trump. Dia menyebut Trump didukung Putin dan akan dijadikan boneka Rusia jika terpilih jadi presiden AS.
(hri/nwk)











































