Dituturkan juru bicara keluarga Bush, seperti dilansir Reuters, Rabu (9/11/2016), Bush yang merupakan Presiden AS ke-43 bersama istrinya Laura hanya memilih untuk kategori 'lebih rendah' dalam surat suara, seperti anggota Senat maupun anggota DPR atau House of Representative (HOR).
"Mereka memilih 'Tidak keduanya yang ada di atas' untuk presiden," terang juru bicara keluarga Bush, Freddy Ford dalam pernyataan via email.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya meninggalkan kolom presiden AS dalam surat suara, tetap kosong. Baik Bush maupun istrinya kini tinggal di Dallas, Texas. Bush menjabat presiden AS periode 2001-2009.
Dengan tidak menggunakan hak suaranya ini, Bush kompak dengan ayahnya yang juga mantan Presiden AS George HW Bush dalam tidak mendukung capres Partai Republik. Beberapa waktu lalu, George HW Bush dikabarkan hendak memilih Hillary dalam pilpres 8 November.
Baca juga: Mantan Presiden AS George HW Bush Akan Pilih Hillary Clinton dalam Pilpres
Sedangkan adik laki-laki Bush, Jeb Bush, yang sebelumnya maju pencapresan melawan Trump juga tidak mendukung Trump.
Menanggapi hal ini, Trump dalam wawancara dengan acara Howie Carr Show pada media lokal WRKO, mengaku kabar ini tidak akan banyak berdampak. Namun Trump menyebut hal itu menyedihkan.
"Saya pikir ini menyedihkan," ucapnya.
"Saya pikir ini menyedihkan, Anda tahu. Ketika saya melihat George Bush melakukan itu, dan lihat, saya sangat kritis soal dirinya karena membawa kita ke Irak, yang jelas merupakan keputusan buruk dan keluar dengan cara Obama membawa kita keluar, juga merupakan cara yang buruk -- kombinasinya. Saya pikir itu tidak akan berdampak, jujur saja. Saya pikir itu tidak punya dampak," tandas Trump. (nvc/dnu)











































