Kepolisian setempat menyatakan, korban yang berumur 47 tahun ditemukan tewas dengan luka-luka pada bagian kepala dan dadanya. Dia ditemukan tewas di dalam apartemen seorang guru, juga asal Inggris, yang merupakan kolega korban.
Menurut istri korban, suaminya dan rekan kerjanya pergi pada Jumat (4/11) malam lalu untuk minum-minum. Wanita itu kemudian tak bisa menghubungi suaminya keesokan paginya. Dua pun menghubungi polisi pada Minggu (6/11) setelah menemukan jasad suaminya di dalam apartemen rekan kerjanya di pusat kota Yangon, ibukota Myanmar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan polisi yang tak ingin disebut namanya itu, tersangka kini sedang diburu polisi. Keberadaan pria berumur 25 tahun itu belum diketahui.
Kejahatan berat yang melibatkan warga asing terbilang langka di Myanmar. Berbeda dengan negara tetangganya, Thailand yang kerap menjadi bahan pemberitaan terkait kecelakaan dan pembunuhan yang melibatkan warga asing. (ita/ita)










































