Gempa tersebut mengguncang gedung-gedung di ibukota Santiago, hingga sempat menimbulkan kepanikan warga.
"Tak ada laporan awal korban luka, gangguan layanan dasar ataupun kerusakan infrastruktur," demikian disampaikan Kantor Darurat Nasional (Onemi) seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/11/2016).
"Tal ada wilayah yang melaporkan situasi darurat yang diakibatkan gempa," ujar seorang pejabat pusat peringatan dini di Onemi, Miguel Ortiz.
Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa terjadi pada Jumat (4/11) sekitar pukul 13.20 waktu setempat, dengan kedalaman 90,8 kilometer.
Pusat Seismologi Nasional Chile menyatakan, pusat gempa berada sekitar 38 kilometer sebelah tenggara kota Curico, yang berjarak sekitar 200 kilometer sebelah selatan Santiago. Gempa tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Warga melaporkan merasakan getaran gempa kuat pada radius nyaris 1.000 kilometer, yakni dari wilayah Coquimbo di Chile utara hingga wilayah La Araucania, Chile selatan. Di ibukota Santiago yang berpenduduk sekitar 7 juta jiwa, warga sempat panik saat gempa terjadi. Namun kini mereka telah kembali menjalani aktivitas seperti biasa. (ita/ita)











































