Usai Menghina Presiden Mesir, Sekjen OKI Mundur

Usai Menghina Presiden Mesir, Sekjen OKI Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 01 Nov 2016 16:15 WIB
Usai Menghina Presiden Mesir, Sekjen OKI Mundur
Iyad Madani (AFP Photo/Ozan Kose)
Riyadh - Sekjen Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri ini diumumkan setelah ketua organisasi pan-Islam terbesar di dunia itu memancing kemarahan Mesir, dengan melontarkan pernyataan yang dianggap menghina Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Disampaikan OKI yang berbasis di Jeddah, Arab Saudi seperti dilansir AFP, Selasa (1/11/2016), Sekjen OKI Iyad Madani mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Namun tidak dijelaskan lebih rinci kondisi kesehatan Madani dalam pernyataann itu.

"Sekretaris Jenderal OKI menyampaikan apresiasi dan penghormatan sebesar-besarnya untuk seluruh negara anggota," demikian pernyataan OKI, merujuk pada 57 negara anggota organisasi internasional itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengunduran diri ini diumumkan dua hari setelah komentar yang dilontarkan Madani dalam konferensi pers memicu kemarahan dan kecaman Mesir. Madani yang mantan menteri Arab Saudi itu, mencampur nama Presiden al-Sisi dengan nama Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi.

"Presiden Beji Caid al-Sisi. Maaf, Essebsi. Ini kesalahan besar. Saya yakin kulkas Anda berisi lebih banyak daripada air, Yang Mulia," tutur Madani kepada Presiden Tunisia dalam konferensi pers itu. Madani merujuk pada komentar yang disampaikan al-Sisi pada awal pekan ini, bahwa isi kulkasnya hanyalah air minum selama satu dekade terakhir. Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry menyebut pernyataan Madani itu jelas melanggar batas.

"Pernyataan semacam itu tidak cocok dengan tanggung jawab dan tugas yang diemban posisi Sekretaris Jenderal OKI, dan pada dasarnya mempengaruhi kemampuannya untuk menjalankan tugasnya," sebut Shoukry dalam pernyataannya.

Madani yang memimpin OKI sejak tahun 2014 telah meminta maaf dan menyatakan dirinya tidak berniat menghina pemimpin Mesir.

Dalam pernyataannya, OKI menyebut Arab Saudi menominasikan mantan Menteri Urusan Sosial Youssef al-Utaymeen untuk menggantikan Madani. Menanggapi penggantian ini, Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan dukungannya.

"Mengapresiasi peran penting yang dilakukan Saudi dalam mendukung aktivitas dan tujuan OKI. Mesir mengharapkan untuk melanjutkan kerja sama kuat dengan Sekjen OKI dan sekretariatnya," imbuhnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads