Begini Kepanikan Penumpang American Airlines yang Terbakar di Chicago

Begini Kepanikan Penumpang American Airlines yang Terbakar di Chicago

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 29 Okt 2016 13:04 WIB
Begini Kepanikan Penumpang American Airlines yang Terbakar di Chicago
Asap hitam pekat membubung dari American Airlines yang terbakar (Reuters)
Chicago - Panik dan takut, itulah perasaan para penumpang pesawat American Airlines yang terbakar di Bandara O'Hare, Chicago, Amerika Serikat (AS). Situasi di kabin sangat kacau saat penumpang mengantre untuk keluar pesawat melalui seluncuran darurat.

Dituturkan salah satu penumpang yang bernama Gary Schiavone, seperti dilansir ABC News dan CNN, Sabtu (29/10/2016), dirinya melihat bola api besar saat keluar dari pesawat via seluncuran darurat pada Jumat (28/10) waktu setempat. Schiavone menyebut, pilot berhasil menghentikan pesawat dengan cepat setelah api mulai muncul di bagian luar pesawat, tepatnya sisi kanan.

Baca juga: Korban Luka American Airlines Terbakar di Chicago Bertambah Jadi 20 Orang

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para penumpang kemudian bergegas diminta keluar pesawat dari pintu sebelah kiri, yang tidak terbakar. Menurut Shciavone, tidak banyak teriakan di dalam kabin kecuali para penumpang yang saling berteriak ke penumpang lain yang berusaha mengambil barang-barang dari bagasi kabin. "Kacau tapi terkoordinasi," sebutnya soal proses evakuasi via seluncuran darurat.

Selang 30 detik setelah proses evakuasi dimulai, sebut Schiavone, asap mulai masuk ke dalam kabin. Para penumpang yang masih ada di dalam kabin mulai merasa sulit bernapas. Schiavone mengaku dirinya saat itu takut pesawat akan meledak.

"Sekitar 20 detik kemudian, kami sudah mengudara. Kami selesai (jika pesawat meledak)," ucapnya. Kendati demikian, Schiavone memuji awak pesawat yang berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam waktu sekitar 1 menit.

Baca juga: Diduga Kebocoran Bahan Bakar Picu Terbakarnya American Airlines di Chicago

Pesawat jenis Boeing 767 itu membawa 161 penumpang dan 9 awak saat insiden ini terjadi. Pesawat hendak mengudara ke Miami, pada Jumat (28/10) sore waktu setempat, ketika insiden ini terjadi. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh kebocoran bahan bakar.

Sedikit berbeda, penumpang lainnya yang bernama Sarah Ahmed menuturkan kepada televisi lokal, WLS-TV, yang menyebut proses evakuasi diwarnai teriakan dan kepanikan penumpang di dalam kabin. Ahmed menyebut, pesawat mulai mengurangi kecepatan saat hendak lepas landas, yang seharusnya semakin menambah kecepatan, ketika dirinya mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api disertai asap pekat di bagian luar pesawat.

Menurut Ahmed, para penumpang yang ada di bagian kanan kabin langsung melompat dari tempat duduk masing-masing dan bergerak ke sebelah kiri. "Orang-orang berteriak, 'Buka pintunya! Buka pintunya!' Semua orang berteriak dan saling melompat satu sama lain untuk membuka pintu," tutur Ahmed seperti dilansir The Guardian.

"Pada saat itu, saya pikir sekitar tujuh detik, ada asap di dalam pesawat dan api terlihat dari jendela dan melelehkan jendela," imbuhnya.

Foto dan video yang beredar di internet, yang direkam oleh beberapa penumpang berbeda, menunjukkan bagaimana para penumpang saling berteriak di dalam kabin agar bisa cepat keluar dari pesawat. Video itu juga menunjukkan secara jelas kobaran api dan asap pekat yang menyelimuti badan pesawat.

Sedikitnya 20 orang mengalami luka ringan dalam insiden ini. Luka-luka yang dialami korban antara lain luka memar dan cedera di pergelangan kaki, didapat saat penumpang keluar lewat seluncuran darurat. Otoritas setempat menyatakan, tidak ada korban yang mengalami luka terbakar maupun menghirup asap kebakaran.

(nvc/try)


Berita Terkait