Insiden mengejutkan itu terjadi di pinggiran Moorooka, sebelah selatan Brisbane pada Jumat (28/10) setelah pukul 09.00 waktu setempat. Kepolisian setempat mengatakan, seorang pria berumur 48 tahun naik ke bus TransLink tersebut saat bus berhenti di Jalan Beaudesert. Pria itu kemudian tiba-tiba langsung menyiram cairan yang mudah terbakar ke tubuh sopir bus. Dia kemudian membakar sopir berumur 29 tahun itu.
Belum diketahui motif serangan brutal tersebut.
"Belum terlihat motifnya. Kami tidak menduga ini perampokan," ujar Superintenden Queensland Jim Keogh kepada para wartawan seperti dilansir News.com.au, Jumat (28/10/2016).
Kepolisian menyatakan, insiden ini tidak terkait terorisme. "Itu kelihatannya acak," imbuh Keogh yang menyatakan terkejut akan begitu brutal dan mendadaknya serangan tersebut.
Pelaku langsung ditangkap usai insiden tersebut. Dia telah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat atas luka-luka bakar ringan yang dialaminya.
"Bus itu berhenti untuk menunggu para penumpang di halte, ada enam orang yang berada di dalam bus saat itu," jelas Keogh.
"Saat itulah salah seorang penumpang naik ke bus, menyiramkan cairan yang mudah terbakar ke sopir dan membakarnya," tutur Keogh.
Belum jelas apakah pelaku dan korban saling mengenal. Keogh menyatakan, ini merupakan insiden mengerikan yang telah merusak ketenangan Moorooka. Moorooka merupakan kawasan pinggir kota sekitar 20 kilometer dari pusat kota Brisbane, yang merupakan ibukota negara bagian Queensland.
(ita/ita)











































