Ledakan tersebut terjadi di sebuah rumah prefabrikasi (disingkat prefab) di kota Xinmin, provinsi Shaanxi pada Senin, 24 Oktober sore waktu setempat. Ledakan tersebut begitu kuat hingga merusak puluhan bangunan, termasuk sebuah rumah sakit setempat.
Rumah prefab merupakan rumah yang konstruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponen rumah prefab dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik. Kemudian setelah semuanya siap, lalu diangkut ke lokasi dan disusun kembali dengan cepat, baru kemudian tinggal melengkapi utilitas dan pengerjaan akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Xinhua, bahwa otoritas telah menahan pemilik rumah dan sedang mencari penyewa rumah tersebut.
Xinhua melaporkan, dari 147 korban luka, sebanyak 11 orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis.
China memiliki catatan keselamatan yang buruk. Sejumlah insiden ledakan sebelumnya disebabkan oleh bahan kimia yang disimpan tidak pada tempatnya, ataupun akibat bahan-bahan peledak industri yang mudah didapat karena penggunaannya dalam sektor pertambangan batubara yang marak di negeri itu.
Tahun lalu, serangkaian ledakan hebat mengguncang sebuah gudang penyimpanan bahan kimia di kota Tianjin, China utara. Sebanyak 165 orang tewas dalam peristiwa itu.
(ita/ita)











































