ISIS Serang Kota Kirkuk Irak, 18 Orang Tewas

ISIS Serang Kota Kirkuk Irak, 18 Orang Tewas

Rini Friastuti - detikNews
Sabtu, 22 Okt 2016 02:01 WIB
ISIS Serang Kota Kirkuk Irak, 18 Orang Tewas
Foto: REUTERS/Thaier Al-Sudani
Baghdad - Militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) melakukan penyerangan ke kota Kirkuk pada Jumat (21/10), seiring pejuang Kurdi dan Irak melakukan operasi perebutan Mosul. 18 Anggota keamanan dan pekerja di sebuah stasiun pembangkit tenaga listrik tewas dalam serangan tersebut.

"ISIS menyerang Kirkuk yang merupakan salah satu daerah penghasil minyak, menewaskan 18 orang yang terdiri dari pasukan keamanan, karyawan pembangkit tenaga listrik, termasuk 2 orang warga negara Iran," ujar sumber dari rumah sakit seperti dilansir Reuters, Sabtu (22/10/2016).

Sumber menyebut sumber penghasil minyak dan pembangkit listrik tidak menjadi target serangan ISIS. Kirkuk sendiri berlokasi di bagian timur Hawija, sebuah kota antara Baghdad dan Mosul yang saat ini menjadi salah satu basis kelompok tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya seorang tentara Amerika Serikat (AS) tewas akibat ledakan bom di Mosul, Irak. Hal ini terjadi saat pasukan militer Irak terus melanjutkan operasi merebut Mosul dari militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Insiden ledakan bom rakitan atau bom pinggir jalan itu terjadi di wilayah Mosul bagian utara. Diketahui lebih dari 100 tentara AS ikut dikerahkan sebagai penasihat bagi pasukan militer Irak dan pasukan otonomi Kurdi atau peshmerga, dalam menyerbu Mosul yang menjadi markas kuat ISIS.

Serbuan dilakukan dari sejumlah sisi sekaligus. Operasi merebut Mosul dari ISIS telah dimulai sejak awal pekan ini. Koalisi pimpinan AS memberikan dukungan via udara juga daratan, meskipun tidak terjun langsung ke Mosul.

Operasi Mosul dilakukan oleh pasukan pemerintah Irak dengan didukung berbagai pasukan milisi di negeri itu, termasuk Syiah, Sunni dan Kurdi. Operasi yang juga didukung puluhan negara koalisi pimpinan AS ini bertujuan mengusir para militan ISIS dari kota Mosul, yang merupakan basis pertahanan terakhir mereka di Irak. (rni/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads