Duterte melontarkan komentarnya itu dalam kunjungan ke Beijing, China pada Kamis, 20 Oktober.
"Dengan ini, di tempat ini, Anda yang terhormat, di tempat ini, saya mengumumkan perpisahan saya dari Amerika Serikat," ujar Duterte di depan masyarakat bisnis China dan Filipina dalam sebuah forum di Great Hall of the People, Beijing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atase pers Kedutaan Besar AS di Manila, Filipina hari ini menyatakan, komentar Duterte tersebut menciptakan "ketidakpastian yang tidak perlu".
Menanggapi hal tersebut, Lopez berupaya mengklarifikasi komentar Duterte. "Biar saya klarifikasi. Presiden tidak bicara mengenai perpisahan," tutur Lopez kepada media CNN Filipina di Beijing.
"Dalam hal ekonomi (hubungan), kami tidak menghentikan perdagangan, investasi dengan Amerika. Presiden secara spesifik menyebut keinginannya untuk semakin memperkuat hubungan dengan China dan wilayah ASEAN yang mana kami telah melakukan hubungan dagang selama berabad-abad," imbuhnya.
"Namun kami pastinya tak akan menghentikan aktivitas perdagangan dan investasi dengan Barat, khususnya AS," tandas Lopez. (ita/ita)











































