Seperti dilansir AFP, Rabu (19/10/2016), insiden ini terjadi di stasiun bawah tanah yang ada di kompleks Bandara Gimpo, Seoul. Pria yang tidak disebut namanya ini berusaha untuk keluar dari salah satu gerbong kereta saat jam-jam sibuk, dengan suasana kereta penuh penumpang.
Disampaikan Seoul Metropolitan Rapid Transit Corp dalam pernyataannya, saat pria ini keluar, pintu peron yang beroperasi secara otomatis, telah menutup. Pintu gerbong kereta juga telah tertutup. Alhasil, pria ini terjepit di antara celah gerbong kereta dengan pintu peron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sungguh menyesali insiden ini," ujar Pelaksana Tugas Seoul Metropolitan Rapid Transit Corp, Na Yeol, dalam konferensi pers.
Na Yeol menjanjikan, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan terhadap insiden ini.
Pintu peron yang dipasang di seluruh stasiun kereta bawah tanah di Seoul, sebenarnya bertujuan untuk mencegah orang bunuh diri. Pintu ini terpasang di setiap tepi peron dan diletakkan tepat pada posisi tiap pintu gerbong kereta.
Namun pada praktiknya, terkadang pintu peron ini malah memicu korban jiwa ketika terjadi kerusakan atau membuat orang terjepit seperti dalam insiden ini. Pada Mei lalu, seorang pegawai stasiun tewas tertabrak kereta saat membersihkan pintu peron.
(nvc/ita)











































