Keempat orang yang bekerja di rumah sakit kota Bhubaneswar di negara bagian Odisha tersebut menghadapi dakwaan pembunuhan dan kelalaian.
"Keempat staf tersebut diamankan pada Selasa (18/10) malam. Mereka termasuk pengawas medis, seorang teknisi dan dua orang lainnya," kata kepala kepolisian Bhubaneswar, Yogesh Khurania seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (19/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tiga dari empat orang yang ditahan tersebut telah diskorsing oleh pihak rumah sakit atas tuduhan kelalaian hingga menyebabkan kebakaran pada Senin, 17 Oktober lalu.
Api mulai muncul di bangsal cuci darah di Unit Perawatan Intensif (ICU) pada rumah sakit SUM yang ada di wilayah Odisha pada Senin (17/10) malam waktu setempat dan menyebar dengan cepat ke lantai lainnya. Sedikitnya 19 pasien yang sakit serius dan tidak bisa menyelamatkan diri, tewas seketika akibat kebakaran itu.
Disampaikan Inspektur Polisi Sharat Kumar Sahu, satu pasien lainnya tewas pada Selasa (18/10) setelah sebelumnya berhasil diselamatkan dari gedung yang terbakar. Kebanyakan pasien yang tewas diketahui dalam kondisi kritis, beberapa dengan ventilator.
"Korban tewas saat ini mencapai 20 orang, setelah satu orang lainnya meninggal akibat luka-lukanya," tutur Sahu kepada AFP.
Sebanyak 40 pasien yang kondisinya kritis ada di ICU rumah sakit itu, ketika kebakaran terjadi. Petugas pemadam berupaya keras menyelamatkan para pasien dengan memecahkan kaca jendela untuk mengevakuasi mereka. Sedikitnya ada lebih dari 100 pasien yang diselamatkan.
(ita/ita)











































