"Selain itu ada 6 korban yang mengalami luka-luka. Saat ini sedang menjalani perawatan," kata pimpinan area Ludwigshafen, Uwe Libelt, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (18/10/2016).
Libelt menjelaskan, ledakan hebat itu terjadi pada jalur suplai yang menghubungkan pelabuhan dan depot tangki di lokasi, sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Lidah api langsung menyala-nyala memenuhi kawasan gedung. Asap hitam membumbung tinggi. Para warga yang berada di sekitar lokasi diminta untuk segera menjauh dan menyelamatkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Reuters |
"Kami tentu saja akan melakukan segala yang kami bisa untuk membersihkan masalah itu," kata Liebelt.
Area Ludwigshafen yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Frankfurt, adalah kompleks kimia terbesar di dunia. Kawasan ini memiliki luas 10 kilometer persegi dan mempekerjakan 39.000 pekerja, menurut BASF.
Pelabuhan di mana ledakan terjadi adalah terminal untuk cairan yang mudah terbakar seperti nafta dan metanol. Kedua jenis bahan tersebut merupakan pasokan bahan baku utama BASF.
Berita ledakan terjadi kurang dari dua jam setelah BASF mengatakan empat orang terluka dalam ledakan gas di fasilitas Lampertheim, sebuah pabrik dekat Ludwigshafen yang membuat adiktif untuk plastik. Belum diketahui apa penyebab ledakan tersebut.
(kff/bal)












































Foto: Reuters