Menurut Pertahanan Sipil seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (17/10/2016), mereka yang tewas dalam serangan udara pada Senin (17/10) tersebut termasuk beberapa anak-anak, yang di antaranya dua bayi berumur enam pekan dan enam anak yang berusia di bawah 8 tahun. Menurut Pertahanan Sipil, serangan udara itu dilakukan oleh jet-jet tempur Rusia.
Pertahanan Sipil merupakan badan penyelamat yang beroperasi di wilayah-wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak. Para pekerjanya dikenal dengan sebutan "Helm Putih".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye militer yang didukung Rusia, untuk merebut kembali wilayah-wilayah Aleppo timur yang dikuasai pemberontak, telah menewaskan ratusan orang sejak berlangsung bulan lalu, menyusul gagalnya gencatan senjata yang dimediasi Rusia dan Amerika Serikat.
Menurut organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, pihaknya telah mencatat kematian 448 orang, termasuk 82 anak-anak dalam serangan-serangan udara di Aleppo timur sejak bulan lalu. (ita/ita)











































