Dituturkan otoritas setempat, seperti dilansir Reuters, Sabtu (15/10/2016), ledakan bom itu terjadi di dalam sebuah tenda yang dipenuhi jemaah yang sedang mengikuti ritual Asyura. Tenda itu didirikan di tengah pasar ramai yang ada di distrik al-Shaab.
Di dekat lokasi ledakan, ada warga yang sedang menghadiri upacara pemakaman kerabatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat menyebut, ledakan ini dipicu oleh seorang pengebom bunuh diri. Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.
Namun militan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diketahui kerap melancarkan serangan bom bunuh diri yang menargetkan warga Syiah di Irak.
Beberapa waktu terakhir, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian ledakan bom menargetkan warga Syiah di Baghdad. Salah satunya ledakan bom pada 9 Oktober yang menewaskan 5 orang. Dua ledakan bom lainnya yang terjadi awal bulan ini dan menewaskan 10 orang, juga diklaim ISIS.
Baca juga: Pengerahan Tentara Turki Dikritik, Erdogan: PM Irak Menghina Saya
Pasukan militer Irak kini tengah bersiap untuk menyerbu Mosul, Irak bagian utara, yang masih dikuasai ISIS. Selama merajalela di Irak, ISIS mendalangi serangkaian serangan teror di wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah Irak.
Namun taktik semacam itu mulai mengalami perubahan, setelah ISIS kehilangan beberapa wilayah strategis yang sebelumnya dikuasainya.
(nvc/trw)










































