Insiden Desak-desakan Warnai Acara Keagamaan di India, 12 Orang Tewas

Insiden Desak-desakan Warnai Acara Keagamaan di India, 12 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Okt 2016 18:23 WIB
Insiden Desak-desakan Warnai Acara Keagamaan di India, 12 Orang Tewas
Ilustrasi
New Delhi - Sebuah acara keagamaan di India bagian utara diwarnai insiden desak-desakan berujung maut. Sedikitnya 12 orang tewas saat berebut untuk memberikan salam pada pendeta Hindu setempat, yang dianggap suci.

Dituturkan pejabat kepolisian senior setempat, seperti dilansir AFP, Sabtu (15/10/2016), ribuan pengikut guru Jai Gurudev berkumpul di Varanasi, yang merupakan kota suci Hindu di wilayah Uttar Pradesh. Insiden desak-desakan dan saling injak tak terhindarkan saat orang-orang berebut untuk memberikan hormat kepadanya. Jai Gurudev yang meninggal dunia tahun 2012, dianggap sebagai sosok setengah dewa yang memiliki banyak ribuan pengikut.

"Kami bisa mengkonfirmasi 12 orang tewas dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka serius. Kami terus memantau situasi," tutur Direktur Jenderal Kepolisian setempat, Daljeet Chaudhary, kepada wartawan di Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban-korban luka telah dilarikan ke rumah sakit setempat. Sedangkan otoritas setempat bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau situasi.

Baca juga: Diselidiki, Anak di India yang Mati Setelah Puasa 68 Hari

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Uttar Pradesh Javeed Ahmed menyalahkan massa yang berkumpul di jembatan. "Mereka meminta izin untuk 5 ribu orang, tapi lebih banyak orang yang datang ikut prosesi ini. Mereka melintasi jembatan ketika ada rumor beredar, hingga memicu bencana ini," tuturnya.

Tayangan televisi lokal menunjukkan pakaian warna-warni dan berbagai sandal saling menumpuk di lokasi kejadian, sementara polisi setempat berusaha membersihkan puing-puing di lokasi. "Ada banyak kekacauan, kami saling dorong. Banyak orang tewas termasuk ibu saya," terang salah satu saksi mata.

Insiden semacam ini cukup sering terjadi dalam acara keagamaan di India yang dihadiri banyak orang. Biasanya polisi yang dikerahkan untuk mengawal acara semacam ini, kewalahan dengan banyaknya orang yang hadir dan tidak bisa mengendalikan massa.

Pada Juli lalu, insiden desak-desakan terjadi di tepi Sungai Godavari, Andhra Pradesh, hingga menewaskan 27 orang. Sedangkan pada Oktober 2013, sebanyak 115 orang tewas dalam insiden serupa di dekat kuil Hindu di Madhya Pradesh.

Baca juga: Bawa Pesan Mengancam PM Modi, Burung Merpati Ditahan Polisi India

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan belasungkawa atas insiden ini. "Saya sudah berbicara kepada otoritas setempat dan meminta mereka untuk melakukan segala hal yang mungkin demi membantu para korban insiden di Varanasi," ucap PM Modi via Twitter.

(nvc/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads