Media di Thailand Wajib Tayangkan Gambar dan Video Hitam Putih Raja Bhumibol

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 14 Okt 2016 01:15 WIB
Foto: REUTERS/Chaiwat Subprasom
Bangkok - Semua jaringan televisi lokal maupun internasional di Thailand diwajibkan memasang video hitam putih kerajaan. Hal itu menyusul kematian Raja Bhumibol Adulyadej.

Dilansir dari AFP, Jumat (14/10/2016), jaringan televisi tersebut diperintahkan untuk mengganti program media mereka. Program itu digantikan dengan menayangkan video masa pemerintahan Raja Bhumibol selama 70 tahun.

Menurut Juru Bicara Junta Militer Letnan Jenderal Sansern Kaewkamnerd, semua lembaga penyiaran harus menayangkan video tersebut selama 30 hari. Begitu kematian raja diumumkan, stasiun lokal beralih menayangkan gambar monokrom dan video raja selama memerintah.

Stasiun berita seperti BBC, Al Jazeera, dan CNN pun siarannya digantikan dengan program yang sama. Langkah ini diambil Thailand setelah 70 tahun Raja Bhumibol memerintah.

Hal yang sama juga terjadi di Bangkok Post. Gambar monokrom Raja Bhumibol terpajang di atas majalah itu.

Bahkan iklan yang biasanya ada di Bangkok Post pun tak dapat tempat lagi. Surat kabar berbahasa Inggris lainnya, The Nation telah mengganti halaman mukanya dengan judul 'Kerajaan Berduka'.

Raja Bhumibol meninggal dunia sekitar pukul 15.52 waktu setempat. Dia meninggal dalam usia 88 tahun dan tercatat sebagai raja yang paling lama berkuasa di dunia.


(yds/jor)