150 Orang Tewas Akibat Serangan Udara di Aleppo Suriah Pekan Ini

150 Orang Tewas Akibat Serangan Udara di Aleppo Suriah Pekan Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 13 Okt 2016 18:36 WIB
150 Orang Tewas Akibat Serangan Udara di Aleppo Suriah Pekan Ini
pemandangan kota Aleppo dari ketinggian (Foto: (Syrian Ministry of Tourism/Facebook))
Damaskus, - Korban jiwa berjatuhan di kota Aleppo timur, Suriah akibat serangan-serangan udara yang kembali gencar dilakukan. Pekan ini, lebih dari 150 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara di kota yang dikuasai pemberontak itu.

Serangan-serangan udara di Aleppo timur sempat mereda akhir pekan lalu, setelah militer Suriah mengumumkan akan mengurangi serangan karena alasan kemanusiaan. Namun serangan udara tersebut kembali gencar sejak Selasa, 11 Oktober lalu.

Hari ini, serangan udara menewaskan 13 orang, ketika pesawat-pesawat perang Suriah menggempur sejumlah distrik yang dikuasai pemberontak, termasuk al-Kalaseh, Bustan al-Qasr dan al-Sakhour. Demikian disampaikan pejabat Pertahanan Sipil, Ibrahim Abu al-Laith. Pertahanan Sipil merupakan badan penyelamat yang beroperasi di wilayah-wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bombardir itu dimulai pukul 02.00 dan masih berlangsung sekarang," ujarnya seperti dikutip kantor berita Reuters, Kamis (13/10/2016).

Selama bertahun-tahun, Aleppo telah terbagi menjadi wilayah yang dikuasai pemerintah dan wilayah yang dikuasai pemberontak. Lebih dari 250 ribu orang diyakini terjebak di wilayah bagian timur Aleppo, basis paling penting bagi pemberontak Suriah, dan mengalami kekurangan makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

Sementara itu, kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights melaporkan, setidaknya empat anak-anak tewas akibat serangan artileri di dekat sebuah sekolah di wilayah Aleppo barat yang dikuasai pemerintah. Sebanyak 10 anak-anak lainnya terluka dalam serangan pada Kamis (13/10) itu.

Menurut kantor berita pemerintah Suriah, SANA, sekolah di wilayah al-Suleimaniya tersebut telah menjadi target serangan teroris.

Observatory juga melaporkan, serangan artileri di wilayah-wilayah Aleppo yang dikuasai pemerintah juga menewaskan delapan orang pada Rabu, 12 Oktober.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads