Pria Suriah bernama Jaber Albakr tersebut berhasil lolos saat operasi penggerebekan polisi di sebuah apartemen di kota Chemnitz, Jerman timur. Di apartemen itu, polisi menemukan ratusan gram bahan peledak.
"Lelah namun senang: kami menangkap tersangka teror semalam di Leipzig," demikian disampaikan kepolisian negara bagian Saxony dalam postingan di Twitter seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (10/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Albakr telah berada di Jerman sejak tahun lalu dan secara resmi telah dinyatakan sebagai pengungsi.
"Gambaran keseluruhan dari penyelidikan ini, khususnya jumlah bahan peledak yang ditemukan, menunjukkan bahwa orang tersebut tengah merencanakan untuk melakukan sebuah serangan bermotif Islamis," demikian statemen juru bicara Kantor Penuntut Umum Federal kepada media lokal, SWR.
Belum jelas apakah Albakr memiliki kaitan dengan kelompok teroris ISIS ataupun kelompok radikal lainnya. Sebelumnya pada Juli lalu, kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan di atas sebuah kereta di dekat Wuerzburg dan di sebuah festival musik di Ansbach yang menyebabkan 20 orang terluka. (ita/ita)











































