Polisi Jerman Tangkap Pengungsi Suriah yang Diduga Rencanakan Serangan Bom

Polisi Jerman Tangkap Pengungsi Suriah yang Diduga Rencanakan Serangan Bom

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 10 Okt 2016 16:23 WIB
Polisi Jerman Tangkap Pengungsi Suriah yang Diduga Rencanakan Serangan Bom
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Berlin, - Kepolisian Jerman telah menangkap seorang pria yang diduga merencanakan serangan bom. Pengungsi asal Suriah itu sempat lolos dari tangkapan aparat dalam operasi penggerebekan dua hari lalu.

Pria Suriah bernama Jaber Albakr tersebut berhasil lolos saat operasi penggerebekan polisi di sebuah apartemen di kota Chemnitz, Jerman timur. Di apartemen itu, polisi menemukan ratusan gram bahan peledak.

"Lelah namun senang: kami menangkap tersangka teror semalam di Leipzig," demikian disampaikan kepolisian negara bagian Saxony dalam postingan di Twitter seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (10/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Spiegel Online melaporkan, kepolisian menangkap Albakr yang berumur 22 tahun itu setelah mendapatkan informasi dari seorang warga Suriah lainnya yang bermukim di Leipzig. Menurut Spiegel Online, Albakr mendekati pria tersebut di stasiun kereta Leipzig dan bertanya apakah dia bisa bermalam di rumahnya. Pria itu mengizinkan dan kemudian menelepon polisi, yang menangkap Albakr di rumahnya pada Senin (10/10) pukul 00.42 waktu setempat.

Albakr telah berada di Jerman sejak tahun lalu dan secara resmi telah dinyatakan sebagai pengungsi.

"Gambaran keseluruhan dari penyelidikan ini, khususnya jumlah bahan peledak yang ditemukan, menunjukkan bahwa orang tersebut tengah merencanakan untuk melakukan sebuah serangan bermotif Islamis," demikian statemen juru bicara Kantor Penuntut Umum Federal kepada media lokal, SWR.

Belum jelas apakah Albakr memiliki kaitan dengan kelompok teroris ISIS ataupun kelompok radikal lainnya. Sebelumnya pada Juli lalu, kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan di atas sebuah kereta di dekat Wuerzburg dan di sebuah festival musik di Ansbach yang menyebabkan 20 orang terluka. (ita/ita)


Berita Terkait