"Akankah Anda berdua menyebutkan hal positif yang Anda hormati satu sama lain," ucap salah satu warga AS bernama Karl Becker, yang diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan untuk kedua capres, seperti dilansir CNN, Senin (10/10/2016).
Baca juga: Trump Temui 4 Wanita yang Mengklaim Jadi Korban Pelecehan Seks Bill Clinton
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir itu pertanyaan yang adil dan sangat penting. Lihat, saya menghormati anak-anaknya (Trump). Anak-anaknya sungguh mampu dan berdedikasi, dan saya pikir itu menunjukkan banyak hal soal Donald," jawab Hillary.
"Saya tidak setuju dengan nyaris semua hal yang dia katakan atau lakukan, tapi saya menghormati itu (anak-anak Trump-red)," imbuhnya.
Baca juga: Jika Jadi Presiden AS, Trump Bersumpah Jebloskan Hillary ke Penjara
Usai Hillary selesai berbicara, Trump menyampaikan jawabannya. Namun dia sempat menanggapi pernyataan Hillary soal anak-anaknya. Anak-anak Trump, terutama Donald Trump Jr, Eric Trump dan Ivanka Trump tampil mendampingi istri Trump, Melania di tempat duduk khusus untuk keluarga capres.
"Saya menganggap pernyataannya soal anak-anak saya, sebagai pujian yang sangat baik. ... Saya sangat bangga pada anak-anak saya," ucap Trump sembari mengangguk ke Hillary.
"Saya akan mengatakan ini soal Hillary, dia tidak berhenti, dia tidak menyerah. Saya ucapkan apa adanya. Dia seorang pejuang. Saya tidak setuju dengan banyak hal yang diperjuangkannya, saya tidak setuju dengan penilaiannya untuk banyak kasus, tapi dia berjuang keras dan dia tidak menyerah, dan saya menganggap itu sebagai sifat yang sangat baik," puji Trump untuk Hillary.
Baca juga: Skandal Seks Suaminya Disinggung Trump, Ini Jawaban Hillary Clinton
Debat capres kedua diawali dengan pertanyaan soal apakah kedua capres bisa memberikan contoh perilaku yang pantas untuk generasi muda AS. Dengan segera, perdebatan menjadi sengit saat membahas komentar cabul Trump, kemudian soal skandal seks Bill Clinton, lalu soal skandal email Hillary saat menjawab Menteri Luar Negeri AS, soal pajak, soal krisis Suriah, soal Islamofobia hingga soal larangan muslim ke AS yang digaungkan Trump sebelumnya.
Di akhir debat, Hillary dan Trump akhirnya bersalaman, setelah di awal debat, keduanya bersikap dingin dan sama sekali tidak saling menjabat tangan.
(nvc/ita)











































