Trump Melawan Suara Sumbang soal Komentar Cabulnya Mengenai Wanita

Trump Melawan Suara Sumbang soal Komentar Cabulnya Mengenai Wanita

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 10 Okt 2016 02:44 WIB
Trump Melawan Suara Sumbang soal Komentar Cabulnya Mengenai Wanita
Donald Trump (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Donald Trump akan menghadapi debat krusial dengan Hillay Clinton. Di tengah peliknya debat calon presiden itu, Trump tengah dikecam terkait komentar cabulnya mengenai wanita.

Dengan nada menantang, Trump melawan suara-suara sumbang yang menyebut dia seharusnya 'menyerah' dalam Pemilu Presiden AS. Bahkan, dia mengaku memiliki 'dukungan luas biasa' walaupun komentar cabulnya tentang wanita tengah hangat diperbincangkan.

Sehari sebelum gelaran debat dengan kandidat presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dan sebulan sebelum pemilihan pada 8 November nanti, Trump mem-posting pernyataan yang seolah membantah spekulasi bahwa dia akan mundur sebelum pemilihan karena komentar cabulnya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dukungan yang luar biasa (kecuali untuk beberapa kepemimpinan Republik). Terima kasih," tulis Trump melalui akun Twitternya, seperti diberitakan Reuters, Senin (10/10/2016).

"Begitu banyak orang munafik yang merasa benar sendiri. Tonton jajak pendapat mereka - dan pemilu - yang turun!" sambung Trump. Tampaknya hal itu ditujukan pada sejumlah pendukung Partai Republik yang menarik dukungannya untuk Trump berkaitan dengan video berisi komentar cabul Trump itu.

Sebelumnya, Trump menuai kecaman terkait rekaman video yang menunjukkan dirinya berkomentar cabul mengenai wanita. Miliarder AS itu pun menyampaikan permintaan maaf, meski menyebut beredarnya video yang direkam tahun 2005 itu, sebagai pengalihan dari isu-isu politik yang lebih besar.

"Saya tak pernah mengatakan bahwa saya orang yang sempurna, ataupun berpura-pura menjadi seseorang yang bukan saya. Saya telah mengatakan dan melakukan hal-hal yang saya sesali, dan kata-kata yang dirilis hari ini pada sebuah video yang berumur lebih dari satu dekade, merupakan salah satunya," tutur Trump seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (8/10/2016).

"Siapa pun yang mengenal saya tahu bahwa kata-kata tersebut tidak mencerminkan siapa saya. Saya telah mengatakan itu, saya salah dan saya minta maaf," imbuh miliarder asal New York itu dalam statemennya.

Trump kemudian berjanji akan menjadi manusia yang lebih baik, yang tak akan pernah mengecewakan para pendukungnya. Namun meski meminta maaf atas komentar cabulnya, Trump juga mencetuskan bahwa soal rekaman video tersebut semata-mata sebuah pengalihan.

Dalam rekaman video lama yang baru diunggah Washington Post tersebut, Trump terdengar berbicara tentang mencium dan mencoba berhubungan seks dengan seorang wanita yang telah menikah. Kepada presenter TV Billy Bush, Trump seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (8/10/2016) mengatakan, "Anda bisa melakukan apa saja pada wanita ketika Anda seorang bintang".

Miliarder AS itu juga bicara tentang usahanya yang gagal untuk berhubungan seks dengan seorang wanita yang telah menikah, juga tentang mencium dan meraba wanita lainnya. "Saya terus menggodanya dan gagal. Saya akui mencoba untuk berhubungan seks dengannya. Dia sudah menikah," tutur Trump dalam rekaman video tersebut.

Hal itu dikatakan Trump saat berada di dalam sebuah bus bersama Billy Bush. Saat itu, mereka akan menjadi bintang tamu dalam sebuah acara drama televisi. Dalam percakapan selanjutnya, Trump juga berkata pada Bush, bahwa dia "secara otomatis tertarik pada kecantikan perempuan dan seringkali mencoba untuk mencium mereka."

(dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads