Dilansir AFP, Minggu (9/10/2016), kantor berita Jerman, DPA mengutip sumber polisi yang melaporkan Albakr punya keterkaitan dengan kelompok ISIS.
Di hunian Albakr polisi menemukan bahan peledak berdaya sangat tinggi. "Bahkan sejumlah kecil zat ini bisa menyebabkan kerusakan besar," kata polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan keamanan dilakukan di Jerman setelah pada bulan Juli lalu seorang pencari suaka berumur 17 tahun yang bersenjatakan kapak, mengamuk di atas kereta di kota Wuerzburg.
Beberapa hari kemudian, seorang pria Suriah berumur 27 tahun yang permohonan suakanya telah ditolak, meledakkan bom di luar sebuah bar di kota Ansbach. Sebanyak 15 orang luka-luka dalam insiden itu.
(fdn/rvk)










































