Dilansir Reuters, Selasa (4/10/2016) jumlah korban luka atas kejadian ini terus bertambah. Di antara korban tewas adalah pengantin laki-laki dan seorang tokoh partai Kurdi terkemuka.
Masih belum jelas apakah ledakan berasal dari peledak ataukah bom bunuh diri. Media lokal menyebut setidaknya ada 90 orang luka-luka.
Militan ISIS sebetulnya sudah didesak keluar Hasaka. Tetapi kelompok kecil mereka masih tampak terlibat penyerangan dengan pasukan Kurdi.
Saat ini Hasaka berada di bawah naungan People's Protection Units (YPG). (bag/bag)











































