Bandara Dubai dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia untuk penerbangan internasional. Penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Dubai ini terjadi pada Rabu (28/9) sekitar pukul 08.08 waktu setempat hingga pukul 08.35 waktu setempat.
"Dikarenakan aktivitas drone tidak resmi," demikian pernyataan pihak Bandara Dubai melalui akun Twitter-nya, seperti dilansir AFP, Rabu (28/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keselamatan menjadi prioritas teratas kami dan kami mengingatkan seluruh operator UAV (kendaraan udara tanpa awak) bahwa aktivitas tidak diperbolehkan dalam jangkauan 5 kilometer di setiap bandara maupun area pendaratan," tegas pernyataan Bandara Dubai.
Siapa saja yang bersalah menerbangkan drone dalam jangkauan itu, terancam dikenakan denda besar oleh otoritas Uni Emirat Arab.
Insiden serupa pernah terjadi pada 12 Juni lalu, hingga memaksa penutupan Bandara Dubai selama 69 menit. Usai insiden itu, otoritas Uni Emirat Arab mengumumkan niat untuk memperketat aturan pembelian dan penggunaan drone, serta memberlakukan hukuman bagi pelanggarnya.
Sekitar 100 maskapai dunia terbang dari Dubai menuju ke 260 tujuan internasional. Bandara Dubai juga menjadi markas utama maskapai ternama dunia, Emirates. Lebih dari 78 juta penumpang terbang melalui Bandara Dubai sepanjang tahun lalu.
(nvc/ita)











































