Ada Putri Hillary Saat Debat Capres, Trump Tak Mau Bahas Bill Clinton

Ada Putri Hillary Saat Debat Capres, Trump Tak Mau Bahas Bill Clinton

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 16:43 WIB
Ada Putri Hillary Saat Debat Capres, Trump Tak Mau Bahas Bill Clinton
Chelsea Clinton (kedua dari kanan) duduk di sebelah ayahnya, Bill Clinton (REUTERS/Carlos Barria)
New York - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, menahan diri untuk tidak membahas pelanggaran mantan Presiden AS Bill Clinton, suami capres Partai Demokrat Hillary Clinton saat debat. Alasannya karena ada putri semata wayang Bill dan Hillary, Chelsea, di dalam ruang debat capres.

Berbicara kepada wartawan ABC News, Tom Llamas, usai debat, seperti dilansir abcnews.go.com, Selasa (27/9/2016), Trump menyebut dirinya hebat selama debat dan dia merasa telah menyampaikan semua hal yang ingin dia katakan. Trump juga menyebut dirinya sama sekali tidak menyinggung soal pelanggaran yang dilakukan Bill Clinton, seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.

"Saya tidak ingin mengatakan hal yang akan saya katakan, dengan keberadaan Chelsea (putri Bill dan Hillary) di dalam ruangan," tutur Trump kepada ABC News.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Ups... Nama Hillary Clinton Salah Tulis di Tiket Suvenir Debat Capres AS

"Jadi, mungkin mereka lebih baik membawa Chelsea sepanjang waktu," imbuhnya.

Chelsea Clinton duduk di sebelah ayahnya, selama debat digelar di Hofstra University, New York pada Senin (26/9) malam. Chelsea dan putri tertua Trump, Ivanka, menjalin pertemanan sejak lama. Ivanka dan anak-anak Trump lainnya juga hadir dalam debat itu.

Chelsea Clinton (berbaju hitam) mendampingi Hillary dan Bill Clinton usai debat (REUTERS/Lucas Jackson)Chelsea Clinton (berbaju hitam) mendampingi Hillary dan Bill Clinton usai debat (REUTERS/Lucas Jackson)

Sementara itu, beberapa hari sebelum debat digelar, Trump sempat melontarkan niat untuk mengundang mantan selingkuhan Bill, Gennifer Flowers. Niat itu dilontarkan Trump via Twitter pada Sabtu (24/9) malam, setelah pengusaha investasi yang juga miliarder Mark Cuban sepakat untuk duduk di deretan kursi depan penonton debat capres. Cuban dikenal sebagai pengkritik Trump dan pendukung kuat Hillary.

"Jika Mark Cuban yang bodoh dari acara Benefactor yang gagal, ingin duduk di deretan depan, mungkin saya akan menempatkan Gennifer Flowers di sebelahnya!" kicau Trump. Semakin memperumit situasi, sebuah akun Twitter yang menautkan link situs resmi Flowers, menyatakan mantan model itu akan menghadiri debat dan menyatakan diri mendukung Trump.

Namun bantahan kemudian disampaikan manajer kampanye Trump, Kellyanne Conway, kepada CNN yang menegaskan tidak ada rencana mengundang Flowers dalam debat capres. Conway juga menyebut kicauan Trump yang menyebut nama Flowers itu hanya bentuk peringatan untuk tim kampanye Hillary.

Baca juga: Polling: Hillary Kalahkan Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Bill mengaku memiliki hubungan dengan Flowers yang mantan model ini pada tahun 1970-an, saat masih menjabat Gubernur Arkansas. Wanita lain yang disebut menjadi selingkuhan Bill saat menjabat Presiden AS adalah staf magang Gedung Putih Monica Lewinsky, yang memicu skandal besar-besaran hingga berujung seruan pemakzulan Bill tahun 1998 lalu.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads