Rahimullah Khan, komandan unit kepolisian di Uruzgan mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (19/9/2016), serangan udara pertama pada Minggu (18/9) malam waktu setempat menewaskan seorang polisi. Serangan udara selanjutnya menewaskan tujuh polisi lainnya yang datang ke lokasi usai serangan pertama.
Pejabat Afghan lainnya, wakil kepala kepolisian Uruzgan, Mohammed Qawi Omari mengkonfirmasi bahwa para polisi tersebut tewas akibat serangan udara pihak asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tak punya informasi lebih jauh mengenai siapa orang-orang itu ataupun mengapa mereka menyerang ANDSF (pasukan keamanan dan pertahanan nasional Afghan)," kata juru bicara militer AS Brigadir Jenderal Charles Cleveland.
"AS, koalisi dan pasukan Afghan berhak untuk mempertahankan diri dan dalam kasus ini, kami merespons sebuah ancaman kuat," imbuhnya.
Menurut pejabat-pejabat Afghan, mereka tengah menyelidiki insiden itu dan terus berhubungan dengan koalisi Amerika. (ita/ita)











































