Diberitakan AFP, Senin (19/9/2016), Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan ledakan itu adalah bagian dari tindakan terorisme. "Tetapi belum ada hubungan dengan terorisme internasional," kata Cuomo.
"Dengan kata lain kami belum menemukan kaitannya dengan ISIS," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepada Kepolisian New York menyebut belum ada klaim soal ledakan itu baik perorangan maupun kelompok. Jaringan telepon khusus telah disiapkan dan polisi juga sudah memiliki video peledakan dan sedang melakukan pencarian terhadap orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian sebelum ledakan.
"Kami tahu ini adalah kejadian serius dan kami memiliki banyak pekerjaan untuk mencari tahu apa motivasi ledakan ini," jelasnya.
Petugas FBI William Sweeney mengatakan penyelidiknya akan diturunkan di sekitar lokasi bom. "Kami mencari semuanya. Kami akan melihat sosial media," ujarnya.
Keamanan di kota New York akan semakin diperketat dengan tambahan 1000 polisi dan pasukan keamanan nasional di bandara, jalan-jalan, dan subway. (tfq/imk)











































