Sebanyak 80 orang seperti dilansir BBC, Jumat (16/9/2016), bentrok dengan 20 orang pencari suaka di Kota Bautzen. Para pencari suaka tersebut kemudian diusir dari asrama mereka.
Polisi kemudian melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Wali kota setempat mengatakan bahwa pencari suaka dilarang bermain di taman. Selain itu para pencari suaka juga akan dikenakan jam malam.
Tahun ini ketegangan antimigran telah meningkat di Kota Bautzen. Pada bulan Februari, ketika rumah migran dibakar, penduduk setempat sempat bersorak.
Bulan berikutnya, Presiden Joachim Gauck mengatakan bahwa masuknya pengungsi ke Jerman telah disalahgunakan.
Bautzen serta kota terdekatnya Niedergurig merupakan rumah penampungan bagi para migran. Bautzen terletak di sebelah timur Kota Dresden. Di mana di kota itu ada gerakan anti-Islamisasi.
Sejak kedatangan para migran yang berjumlah 1,1 juta orang ke beberapa daerah terutama di timur Jerman, kekerasan antimigran meningkat. Para partai anti-Islam pun menentang para migran gelap ini. (yds/ita)











































