Pengumuman ini disampaikan di tengah perdebatan sengit soal jumlah pengungsi yang pantas ditampung AS. Ditambah, pekan depan PBB akan menggelar pertemuan global untuk membahas krisis pengungsi di markasnya, New York.
Seperti dilansir AFP, Kamis (15/9/2016), juru bicara Gedung Putih Josh Earnest menyatakan, AS telah menetapkan target untuk meningkatkan daya tampung pengungsi menjadi 30 persen lebih banyak untuk tahun fiskal 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: AS Penuhi Target Tampung 10 Ribu Pengungsi Suriah Tahun Ini
Nyaris 5 juta warga Suriah melarikan diri dari negara mereka sejak konflik pecah tahun 2011 lalu. Untuk tahun ini, AS berkomitmen untuk memukimkan kembali sekitar 10 ribu pengungsi Suriah di antaranya. Isu ini juga menjadi bola panas dalam kampanye pilpres tahun ini.
Meskipun menawarkan prospek baru untuk menerima lebih banyak pengungsi, AS masih akan keras dalam menjaga keamanan wilayahnya.
"Menjadi penting bagi orang-orang untuk mengingat bahwa setiap individu yang ditampung di Amerika Serikat di bawah program ini, harus menjalani lebih banyak pemeriksaan cermat dan penyelidikan latar belakang daripada individu lain yang masuk ke Amerika Serikat," terang Earnest.
"Presiden menempatkan keamanan nasional kita sebagai prioritas utamanya," imbuhnya.
Pada 19 September mendatang, untuk pertama kalinya PBB akan menggelar pertemuan pertama khusus membahas pengungsi dan imigran. Pertemuan itu akan diikuti oleh konferensi membahas bantuan untuk pengungsi, yang dipimpin oleh Obama langsung.
(nvc/nwk)











































