ADVERTISEMENT

Terkuak! Misteri Air Sungai di Rusia yang Berubah Jadi Merah Darah

Nograhany Widhi K - detikNews
Selasa, 13 Sep 2016 14:18 WIB
Foto: BBC Magazine
Moskow - Fenomena aneh terjadi di sungai yang mengalir di Kota Norilsk, Rusia yang airnya menjadi merah mirip darah. Misteri berubahnya warna air itu terkuak!

Ternyata, sungai itu berubah menjadi merah karena tumpahan nikel yang hanyut dari pabrik nikel terbesar di dunia, Norilsk Nickel. Demikian seperti dilansir dari BBC edisi Selasa (13/9/2016).

(Baca juga: Aneh! Air Sungai di Rusia Berubah Jadi Merah)

Norilsk Nickel mengungkapkan bahwa nikel itu hanyut karena air yang masuk karena hujan lebat ke salah satu bendungan mereka di Nadezhda. Luapan air bercampur nikel itu akhirnya masuk mengaliri Sungai Daldykan dan membuatnya menjadi semerah darah.

(CNN)


Namun, Norilsk mengklaim peristiwa itu tidak berbahaya bagi manusia ataupun flora-fauna di sekitar sungai. Sebelumnya, Norilsk tidak mau mengaku bertanggung jawab ketika foto-foto 'sungai merah' mencuat dan membuat kehebohan akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Alam Rusia pada dalam pernyataannya pada Rabu (7/9), menyebut air Sungai Daldykan berubah menjadi merah karena tercemar 'zat kimia tak teridentifikasi' dari sebuah pabrik di dekatnya, Nadezhda Metallurgical Plant.

Jika ada saluran pipa yang rusak atau retak, bisa saja mengkontaminasi air sungai itu. Pabrik tersebut dimiliki oleh Norilsk Nickel, yang dikenal sebagai produsen nikel terbesar dunia. Norilsk sebelumnya telah membantah bahwa polusi air itu dipicu oleh pencemaran dari pabriknya.

Otoritas kota Norilsk menyatakan kepada media Rusia lainnya, Sputnik, Sungai Daldykan tidak terhubung secara langsung dengan suplai air bersih untuk publik, dan insiden ini tidak memberikan ancaman langsung bagi kehidupan warga sekitar.

Sebagai kota paling utara di wilayah Siberia, Norilsk dikenal kaya akan sumber daya alam, namun suhu udaranya cenderung rendah. Bahkan sewaktu-waktu bisa turun hingga minus 7 derajat Celcius. Area ini menyimpan kandungan nikel, tembaga dan paladium terbesar di dunia. Dampaknya, banyak proyek tambang dan perusahaan metalurgi (pengerjaan logam secara kimiawi) di sekitarnya.

Norilsk sendiri dikenal akan polusinya yang sangat parah, bahkan disebut sebagai yang paling parah di seluruh wilayah Rusia. (nwk/trw)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT