Merasa Lebih Baik, Hillary Clinton Tak Sabar Kembali Berkampanye

Pemilihan Presiden AS

Merasa Lebih Baik, Hillary Clinton Tak Sabar Kembali Berkampanye

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 13 Sep 2016 12:42 WIB
Merasa Lebih Baik, Hillary Clinton Tak Sabar Kembali Berkampanye
Hillary Clinton (AFP Photo/Brendan Smialowski)
New York - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, merasa dalam kondisi baik usai didiagnosis pneumonia. Hillary menyebut dirinya sudah tak sabar untuk kembali berkampanye dalam pencapresan melawan Donald Trump, capres Partai Republik.

"Saya merasa baik-baik saja dan semakin membaik," ucap Hillary melalui akun Twitter-nya, yang diberi tanda 'H' yang berarti pesan itu ditulis secara personal oleh dirinya.

"Seperti orang yang merasa rindu untuk bekerja kembali, saya tidak sabar untuk kembali ke lapangan. Sampai jumpa di kampanye segera," imbuhnya, seperti dilansir AFP, Selasa (13/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Didiagnosis Paru-paru Basah, Hillary Clinton Batalkan Kampanye di California

Hillary terpaksa membatalkan jadwal kampanyenya di California selama dua hari, yakni pada Senin (12/9) dan Selasa (13/9) waktu setempat. Kemungkinan hingga Rabu (14/9), Hillary masih akan beristirahat demi kesehatannya.

Tim kampanye Hillary mengumumkan pada mantan Ibu Negara AS itu tidak akan menghadiri kampanye di Nevada pada Rabu (14/9). Suami Hillary, Bill Clinton, yang mantan presiden AS akan hadir dalam acara kampanye di Nevada.

"(Bill) Akan berkampanye di Nevada mewakili Sekretaris (Hillary -- merujuk pada jabatan sebelumnya sebagai Menteri Luar Negeri AS) pada Rabu (14/9)," tutur ajudan Bill Clinton dalam pernyataan yang dirilis tim kampanye Hillary.

Baca juga: Hillary Clinton Didiagnosis Pneumonia, Trump: Saya Harap Dia Segera Sembuh

Hillary yang kini berusia 68 tahun, tiba-tiba jatuh sakit saat menghadiri upacara peringatan 15 tahun tragedi 9/11 pada Minggu (11/9) di New York. Hillary sempat terlihat sempoyongan dan harus dibantu masuk ke dalam kendaraannya, sebelum pergi dari lokasi peringatan lebih awal.

Insiden itu memicu pengumuman kondisi kesehatan Hillary kepada publik. Tim kampanyenya menyebut Hillary didiagnosis menderita pneumonia atau paru-paru basah sejak Jumat (9/9). Pengungkapan itu seolah mengamini spekulasi yang selama ini beredar soal penyakit Hillary.

Dalam pernyataan terbarunya kepada MSNBC, juru bicara Hillary, Brian Fallon, menuturkan tidak ada penyakit lain yang diderita Hillary selain pneumonia. "Tidak ada kondisi kesehatan yang belum diungkapkan ke publik. Pneumonia adalah intinya," tegasnya.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads