Belasan pejabat senior di China sudah diperiksa dan dipenjara sejak pemerintahan Presiden Xi Jinping. Xi sejak awal bersumpah akan menumpas korupsi dan memperingatkan bahwa korupsi bisa menggerogoti Partai Komunis China.
Seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (11/9/2016), Komisi Pusat untuk Inspeksi Kedisiplinan Partai Komunis China mengatakan bahwa Huang diduga melakukan 'pelanggaran disiplin serius'. Itu adalah bahasa halus di partai untuk 'korupsi'.
Belum ada keterangan lebih rinci soal kasus yang membelit Huang, walikota yang sudah menjabat sejak 2008 ini. Dia tidak bisa dimintai komentar dan belum jelas apakah Huang yang merupakan Ketua Partai Komunis China Kota Tianjin ini sudah menunjuk pengacara.
Tianjin adalah kota pelabuhan yang penting di China dan berambisi untuk menjadi penghubung finansial di sisi utara China. Berjarak 1 jam dari Beijing, Tianjin adalah salah satu kota metropolis yang di China dianggap setingkat dengan provinsi. Selain Tianjin, ada pula Beijing, Shanghai, dan Chongqing yang berstatus serupa.
Bulan lalu, Partai Komunis China memeriksa pejabat perencana kota Tianjin, Yin Hailin atas dugaan korupsi. Kabar pemeriksaan Huang sendiri muncul secara mendadak. Sebelumnya, Huang masih diberitakan mengunjungi salah satu sekolah.
Kebijakan Presiden Xi ini juga memunculkan kritik karena dianggap menggunakan kampanye pemberantasan korupsi untuk menumpas lawan politiknya. Xi sudah membantah tuduhan tersebut. (imk/imk)











































