"Komunitas internasional harus bersatu terhadap provokasi baru ini yang terjadi setelah kecaman Dewan Keamanan PBB atas uji coba rudal-rudal balistik oleh Korut pada Senin (5/9) lalu," demikian disampaikan kantor kepresidenan Prancis seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/9/2016).
Korut telah mengklaim uji coba nuklir yang digelarnya pada Jumat ini berlangsung sukses. Korut menyebut uji coba itu untuk menguji hulu ledak nuklir yang akan dipasangkan ke dalam rudal balistik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para ilmuwan nuklir kami melakukan uji coba ledakan nuklir hulu ledak nuklir yang baru dikembangkan di lokasi uji coba nuklir di wilayah utara negara ini," terang seorang penyiar televisi nasional Korut.
Para pengamat memperkirakan uji coba nuklir kelima Korut itu memiliki kekuatan terbesar dibandingkan uji coba sebelumnya yang pernah dilakukan negeri komunis itu.
Uji coba nuklir itu memicu getaran yang terdeteksi oleh badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebagai gempa 5,3 SR. Pusat gempa dilaporkan berada di sekitar Punggye-ri, yang diketahui merupakan lokasi uji coba nuklir Korut. (ita/ita)










































