Sumber-sumber kepolisian menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (8/9/2016), selain tujuh tabung gas, yang enam di antaranya terisi penuh itu, juga ditemukan tiga kaleng jerigen bahan bakar diesel di dalam mobil Peugeot 607 tersebut. Temuan pada Sabtu, 3 September waktu setempat itu, mendorong penyelidikan oleh para pakar antiterorisme.
Meski tak ada bahan peledak dalam mobil tersebut, namun keberadaan bahan bakar diesel menambah kekhawatiran adanya rencana untuk meledakkan kendaraan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokumen-dokumen yang ditulis dalam bahasa Arab juga ditemukan di dalam mobil, yang ditinggalkan dengan lampu-lampu bahayanya menyala.
Polisi saat ini juga tengah berupaya menemukan putri pemilik kendaraan tersebut. Pemilik kendaraan itu sempat ditahan polisi awal pekan ini, namun kemudian dibebaskan. Pria itu telah menghubungi kepolisian pada Minggu, 4 September lalu, untuk melapor bahwa putrinya yang berumur 19 tahun telah menghilang bersama mobilnya. Remaja tersebut diketahui pernah berniat untuk pergi ke Suriah. Hingga saat ini keberadaannya belum diketahui. (ita/ita)











































