Polisi Amankan Seorang Pengendara di Bandara Los Angeles, Penumpang Panik

Polisi Amankan Seorang Pengendara di Bandara Los Angeles, Penumpang Panik

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 05 Sep 2016 10:50 WIB
Polisi Amankan Seorang Pengendara di Bandara Los Angeles, Penumpang Panik
Ilustrasi (REUTERS/Mike Segar)
Los Angeles - Kepanikan melanda Bandara Internasional Los Angeles (LAX), Amerika Serikat (AS), saat polisi lalu lintas mengamankan pengendara yang melanggar aturan. Orang-orang yang panik nekat menerobos pemeriksaan keamanan bandara.

Seperti dilansir Reuters, Senin (5/9/2016), insiden terbaru ini terjadi pada musim liburan Hari Buruh di AS, ketika ada seorang pengendara yang berhenti secara ilegal di jalur khusus bus, di depan Terminal 3 LAX. Polisi menghentikannya dan memeriksa nomor platnya, yang ternyata diketahui mobil curian.

Juru bicara kepolisian Los Angeles, Rob Pedregon menjelaskan dalam proses penangkapan si pengendara mobil itu, polisi meminta orang-orang yang berjalan kaki di trotoar tepi jalanan untuk kembali masuk ke dalam area pengambilan koper dengan alasan keselamatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Ada Suara Mirip Tembakan, Sebagian Bandara Los Angeles Sempat Ditutup

Namun proses pemindahan orang-orang itu memicu keributan yang membuat beberapa penumpang lainnya panik. Kerumunan orang pun berlari melewati pemeriksaan keamanan bandara, hingga masuk ke area 'steril'.

Pedregon menambahkan, ada sekitar 15 orang yang masuk hingga ke pintu keluar darurat dekat landasan bandara. Polisi pun bergegas menggiring keluar orang-orang yang masuk ke area 'steril' itu. Semua orang yang melanggar pemeriksaan keamanan dikembalikan ke area publik.

Kendati demikian, lanjut Pedregon, karena telah terjadi pelanggaran keamanan maka seluruh isi terminal bandara dievakuasi secara besar-besaran. Polisi dengan anjing pelacak dikerahkan untuk memeriksa seluruh bagian Terminal 3, setelah terjadi pelanggaran keamanan ini.

Baca juga: Ada Suara Tembakan di Bandara JFK New York, Para Penumpang Dievakuasi

Pada Minggu (4/9) siang waktu setempat, atau selang 3,5 jam usai insiden ini terjadi, terminal bandara dinyatakan aman. Layanan operasional di Terminal 3 pun kembali normal. Secara terpisah, juru bicara bandara LAX menyatakan, sedikitnya ada 18 penerbangan yang ditunda akibat insiden itu.

Insiden ini terjadi selang seminggu setelah insiden keamanan lainnya yang memicu kepanikan di LAX. Dalam insiden 28 Agustus lalu, polisi mengamankan seorang pria yang berpakaian jubah hitam dan bermasker, yang membawa sebuah objek mencurigakan yang kemudian diketahui sebagai pedang plastik.

Insiden di LAX sepekan lalu itu, diikuti oleh informasi palsu soal laporan baku tembak di gerbang salah satu terminal bandara. Informasi baku tembak menyebar luas via mulut ke mulut dan media sosial, sehingga ratusan orang melanggar pemeriksaan keamanan dan berlari hingga ke apron bandara.

Dampak insiden itu, polisi terpaksa menutup bandara selama 3 jam dan nyaris 300 penerbangan ditunda. Pedregon menyebut, kekhawatiran warga akibat insiden kepanikan yang terjadi sepekan sebelumnya, turut berkontribusi dalam insiden pada Minggu (4/9) waktu setempat.

(nvc/ita)


Berita Terkait