Polisi Filipina Selidiki Ledakan di Kota Asal Presiden Duterte

Polisi Filipina Selidiki Ledakan di Kota Asal Presiden Duterte

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 02 Sep 2016 23:41 WIB
Polisi Filipina Selidiki Ledakan di Kota Asal Presiden Duterte
Foto: BBC World
Jakarta - Ledakan hebat mengguncang sebuah pasar di Kota Davao, Filipina. Akibatnya 10 orang tewas dan 30 orang lainnya luka-luka.

Dilansir dari AFP, Jumat (2/9/2016), ledakan itu terjadi di kota asal Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Lokasi ledakan juga dekat dengan salah satu hotel populer di Davao yang tengah banyak turis dan pebisnis yang berkunjung.

"Ada ledakan tapi belum diketahui apa penyebabnya," kata Juru Bicara Wali Kota Davao Catherine dela Rey.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini masih dalam penyelidikan," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Filipina menggagalkan rencana pembunuhan terhadap Presiden Rodrigo Duterte. Rencana ini terbongkar usai penangkapan dua penyelundup senjata dan penyitaan ratusan senapan yang akan digunakan untuk menghabisi Duterte.

Terkuaknya rencana pembunuhan terhadap dirinya, tak membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte merasa khawatir. Duterte yang dikenal keras dan kerap berbicara kasar ini, disebut sudah biasa mendapat ancaman mati.

"Prihatin, tapi tidak khawatir," tutur juru bicara kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, soal reaksi Duterte terhadap rencana pembunuhan dirinya yang berhasil digagalkan polisi Filipina, baru-baru ini.

"Beliau (Duterte) makan ancaman (mati) seperti sarapan. Artinya, itu bukan hal yang baru baginya," imbuh Abella seperti dilansir media lokal Filipina, Inquirer.net, Jumat (2/9/2016). (yds/rjo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini