Hermine yang merupakan badai topan kategori 1, mencapai wilayah Pantai Teluk di Florida bagian utara sesaat setelah Jumat (2/9) tengah malam waktu setempat. Seperti dilansir Reuters, Jumat (2/9/2016), topan ini membawa hujan deras dan angin dengan kecepatan 130 kilometer per jam.
Sedikitnya 70 ribu rumah warga di wilayah Tallahassee dan ribuan rumah warga di wilayah lainnya, tidak mendapat aliran listrik akibat topan ini. "Sungguh kacau...ketinggian air cukup tinggi di beberapa lokasi," tutur kepala kepolisian Cedar Key, Florida, Virgil Sandlin, kepada Weather Channel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angin kencang memutuskan sejumlah kabel listrik dan menumbangkan pepohonan. Sedangkan banjir mulai menyelimuti beberapa area di Florida bagian utara, sebelum topan mencapai Georgia.
"Kombinasi dari badai berbahaya dan pasang-surut air laut akan membuat area dekat pantai yang biasanya kering, digenangi banjir karena air yang meluap bergerak ke daratan dari garis pantai," terang Pusat Pemantauan Topan Nasional (NHC).
NHC memperingatkan beberapa area di sepanjang Teluk Pantai, Florida akan dilanda banjir setinggi 3 meter. Pasco County melaporkan 18 orang yang terjebak banjir, berhasil diselamatkan dan dibawa ke kamp pengungsian setelah rumah mereka tergenang banjir.
"Tetap di dalam rumah bahkan jika terlihat tenang di luar. Pusat (topan) Hermine mungkin masih akan melintas. Biarkan semuanya selesai sebelum menaksir kerusakan yang terjadi," imbau Gubernur Florida Rick Scott via Twitter.
Baca juga: Donald Trump Mendahului Obama Kunjungi Korban Banjir Louisiana
Gubernur Scott menyatakan situasi darurat di sebanyak 51 distrik dari total 67 distrik yang ada di Florida. Sedangkan 20 distrik di wilayah yang sama terpaksa menutup kegiatan belajar mengajar. Perintah evakuasi dikeluarkan di sebanyak lima distrik Florida. Sebanyak 20 kamp pengungsian disiagakan di sejumlah lokasi bagi warga yang dievakuasi.
"Ini mengancam nyawa manusia," ucap Gubernur Scott soal topan Hermine.
(nvc/ita)











































