Seperti dilansir CNN, Kamis (25/8/2016), pesawat easyJet ini dijadwalkan terbang dari Bandara Gatwick, London menuju Belfast, Irlandia Utara, pada Rabu (24/8) waktu setempat. Insiden ini terjadi saat seluruh penumpang sudah berada di dalam kabin dan pesawat bersiap lepas landas.
Baca juga: Parah! Pilot SriLankan Airlines Kedapatan Mabuk Saat Akan Terbang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapten (pilot) @easyJet menjelaskan mengapa penerbangan kami ditunda! Ini sungguh tidak nyata. Dua awak diturunkan (dari pesawat)," terang Lobb via Twitter.
Baca juga: Mesin Pesawat Terbakar, Qatar Airways Tujuan Doha Mendarat Darurat di Istanbul
Lebih lanjut, Lobb menjelaskan via Twitter-nya, bahwa alasan penundaan ialah pertikaian kedua awak yang sama sekali tidak dipicu kontak fisik, namun persoalan sepele. Lobb menyebut, kedua awak yang bertikai benar-benar tidak saling menyukai sehingga tidak akur.
"Mereka (kedua awak yang bertikai) hanya tidak saling menyukai satu sama lain!! Perbedaan pendapat soal membuka bungkus botol air atau apalah!!" sebut Lobb, saat ada pengguna Twitter yang menanyakan apakah kedua awak yang bermasalah dalam kondisi mabuk atau bertindak tidak sopan.
Baca juga: JetBlue Alami Turbulensi Saat Terbang ke Sacramento AS, 24 Orang Luka
Pesawat akhirnya lepas landas usai mengalami penundaan selama 1 jam lebih di Bandara Gatwick. Setelah mendarat di Belfast dalam penerbangan berdurasi 1 jam itu, easyJet pun memberikan penjelasan.
"easyJet bisa memastikan bahwa penerbangan EZY835 dari (bandara) Gatwick London menuju Belfast kembali ke apron untuk mengganti dua awaknya usai pertikaian verbal di antara keduanya," jelas maskapai yang berbasis di London ini kepada CNN.
"Keselamatan dan kenyamanan penumpang dan awak kami menjadi prioritas tertinggi easyJet dan demi mewujudkan hal ini, awal kabin easyJet perlu bekerja bersama sebagai tim. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dipicu oleh penundaan penerbangan," imbuh pernyataan easyJet itu.
(nvc/nwk)











































