detikNews
Kamis 25 Agustus 2016, 06:10 WIB

Korban Jiwa Akibat Gempa di Italia Bertambah Jadi 159 Orang

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Korban Jiwa Akibat Gempa di Italia Bertambah Jadi 159 Orang Gempa di Italia tewaskan 159 orang (Foto: Reuters)
FOKUS BERITA: Gempa Hebat di Italia
Jakarta - Korban jiwa terus bertambah akibat gempa kuat di Italia. Pencarian pun terus dilakukan untuk menemukan mereka yang hilang usai gempa. Di sebuah permukiman kecil di Desa Saletta, Italia, ada sekitar 20 orang warga yang menggunakan tangan kosong untuk mengorek puing-puing bangunan. Puing-puing akibat runtuhnya bangunan pasca gempa mereka korek tanpa putus asa demi mencari keluarga dan tetangga mereka.

Sambil menggali runtuhan bangunan bekas kamar tidur, mereka menggali dengan memanggil nama-nama yang mereka cari. Anjing penyelamat pun turut membantu mendengus dan mencakar puing-puing namun tak ada tanda-tanda kehidupan.

Pencarian ini terus dilakukan berulang-ulang usai kota ini porak-poranda setelah diguncang gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR). Data terbaru, gempa ini menewaskan sebanyak 159 orang dan tim penyelamat sudah dalam keadaan putus asa untuk mencari dan mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan.

Ketika malam tiba, beberapa warga desa duduk di kursi yang ada di dekat rumah. Ditutupi selimut, mereka duduk dan dengan sabar menanti orang tercinta mereka ditemukan. Mereka tidak bisa tidur dan jalan-jalan ke tempat lain.

"Upaya penyelamatan terus diupayakan sepanjang malam," kata Luigi D'Angelo, seorang pejabat Departemen Perlindungan Sipil Italia seperti dikutip dari CNN, Kamis (25/8/2016).

"Banyak kasus di masa lalu, terkadang setelah dua hari ada orang yang bisa diselamatkan hidup-hidup. Jadi kami ingin melanjutkan," lanjutnya.

Reporter Barbie Nadeau hampir cedera saat melakukan sesi Facebook live karena sebuah rumah di dekatnya runtuh. Peralatan berat kini mulai mencapai desa terpencil itu.

Banyak pemukiman hanya dapat diakses melalui jalan kecil. Hal itu jadi tantangan tersendiri bagi otoritas setempat untuk membawa mesin beratnya ke lokasi bencana.

Sementara itu Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengingatkan bahwa jumlah korban tewas masih akan terus meningkat. "Ini bukan akhir dari segalanya," imbuh Renzi.

Menteri Kesehatan Beatrice Lorenzin mengatakan ada banyak anak-anak di antara orang yang tewas. Sebanyak tiga biarawati dan empat tamu biara di Amatrice juga tewas akibat gempa.



(yds/bag)
FOKUS BERITA: Gempa Hebat di Italia
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com